UU No. 20 Tahun 2025 memberi hak kepada tersangka atau terdakwa, saksi, dan korban untuk memperoleh penerjemah atau juru bahasa. Namun, undang-undang tidak berarti bahwa setiap halaman berkas otomatis harus diterjemahkan. Scope perlu dikaitkan dengan hak pihak, relevansi, tujuan penggunaan, dan instruksi aparat atau counsel.
Peta dokumen berdasarkan tahap
Sebelum dan saat pemeriksaan
- Surat panggilan
- Pemberitahuan hak
- Uraian sangkaan
- Consent atau acknowledgement
- Materi persiapan counsel
Penyelidikan dan penyidikan
- BAP atau catatan wawancara
- Keterangan saksi/korban
- Dokumen sitaan
- Korespondensi
- Bukti elektronik dan transkrip
Penuntutan dan persidangan
- Surat dakwaan
- Eksepsi dan tanggapan
- Laporan ahli
- Daftar serta bundel bukti
- Tuntutan, pleidoi, dan putusan
Kerja sama lintas negara
- Mutual legal assistance request
- Surat rogatori
- Catatan kepolisian asing
- Dokumen ekstradisi
- Pernyataan diplomatik atau konsuler
BAP membutuhkan dua kontrol bahasa
Pertama, interpretasi lisan harus memungkinkan pihak memahami pertanyaan dan menyampaikan jawaban pada saat pemeriksaan. Kedua, versi tertulis perlu dibacakan, dijelaskan, atau diterjemahkan secara memadai sebelum ditandatangani agar pihak mengetahui isi yang direkam atas namanya.
Dari sudut pengendalian bahasa, nama, jabatan, tanggal, lokasi, angka, istilah pidana, kutipan percakapan, dan jawaban negatif memerlukan perhatian khusus. Catatan koreksi harus dibuat dengan prosedur yang disetujui oleh pihak yang berwenang; penerjemah atau interpreter tidak mengubah substansi secara sepihak.
Prioritas terjemahan untuk berkas besar
| Prioritas | Kriteria | Keluaran yang mungkin |
|---|---|---|
| P1 — segera | Menyangkut hak, pemeriksaan terjadwal, batas waktu, atau keputusan yang harus segera diambil. | Interpretasi, terjemahan penuh, atau oral sight translation sesuai persetujuan prosedural. |
| P2 — evidentiary | Akan diajukan, dibantah, dikutip, atau dinilai sebagai bukti. | Terjemahan penuh dengan QA dan, bila disyaratkan, bentuk tersumpah. |
| P3 — review | Perlu dinilai relevansinya oleh counsel sebelum diterjemahkan penuh. | Document index, extract, atau working translation dengan batas penggunaan. |
Brief minimum untuk penerjemah atau interpreter
- Status pihak: tersangka, terdakwa, saksi, korban, ahli, atau pendamping.
- Tahap perkara dan instansi yang menangani.
- Bahasa, arah bahasa, dialek, dan kebutuhan bahasa isyarat.
- Moda: lisan, tertulis, sight translation, remote, atau on-site.
- Daftar dokumen, klasifikasi kerahasiaan, dan batas akses.
- Tenggat hukum, jadwal pemeriksaan, serta kontak koordinasi.
Summary membantu triage, tetapi dapat menghilangkan konteks, pengecualian, atau nuansa yang relevan. Bila dokumen akan diandalkan dalam argumentasi atau pemeriksaan, counsel perlu menentukan apakah terjemahan penuh diperlukan.