Apostille, legalisasi, dan terjemahan tersumpah sering disebut bersamaan, padahal fungsinya berbeda. Memilih urutan yang salah dapat menyebabkan dokumen ditolak atau pekerjaan harus diulang.
Tiga fungsi yang berbeda
Apostille mengautentikasi asal tanda tangan, kapasitas penandatangan, dan segel atau cap pada dokumen publik untuk penggunaan lintas negara dalam kerangka yang berlaku. Legalisasi konsuler mengikuti jalur yang ditetapkan negara atau instansi tertentu. Terjemahan mengubah bahasa dokumen, bukan mengautentikasi tanda tangan asal.
Urutan tidak selalu sama
Beberapa penerima meminta dokumen diautentikasi dahulu lalu diterjemahkan; yang lain meminta terjemahan resmi dan pengesahan tambahan. Urutan dipengaruhi negara tujuan, jenis dokumen, bahasa, dan instruksi penerima.
- Tanyakan kepada instansi penerima sebelum memulai.
- Pastikan nama dan format dokumen sama antara sumber, terjemahan, dan formulir pengajuan.
Dokumen yang sering diminta
Akta kelahiran, perkawinan, perceraian, ijazah, transkrip, surat kuasa, dokumen perusahaan, dan putusan pengadilan sering menjadi bagian dari proses lintas negara. Setiap kategori dapat memiliki jalur dan persyaratan berbeda.
Cara meminta penilaian awal
Sampaikan negara tujuan, instansi penerima, jenis dokumen, bahasa sumber dan tujuan, serta tenggat. Foto atau scan untuk pemeriksaan awal sebaiknya dikirim melalui kanal yang disepakati dan dapat diberi watermark bila belum ada pesanan.
Artikel ini memberikan informasi umum, bukan nasihat hukum. Persyaratan, kebijakan instansi, dan penerimaan dokumen dapat berbeda atau berubah. Untuk perkara tertentu, mintalah nasihat advokat atau konfirmasi kepada instansi penerima.
Butuh bantuan bahasa?
Mulai dengan brief singkat, bukan dokumen sensitif.
Sampaikan pasangan bahasa, jenis kebutuhan, lembaga atau agenda, jumlah peserta atau halaman, dan tenggat. Legaltrans.id akan membantu memetakan apakah Anda memerlukan penerjemahan, interpreter, penerjemah tersumpah, atau kombinasi layanan.
Kirim brief via WhatsApp