Saya membutuhkan penerjemah atau juru bahasa untuk pertemuan dengan notaris?
Untuk dokumen tertulis, Anda memerlukan terjemahan. Untuk percakapan saat pertemuan, Anda memerlukan penjurubahasaan. Satu agenda dapat membutuhkan keduanya; tanyakan kepada kantor notaris bagaimana kebutuhan bahasa harus dipenuhi.
Bedakan bahan tertulis dan komunikasi lisan
Terjemahan akta atau dokumen pendukung tidak otomatis membuat peserta memahami percakapan saat penjelasan dan penandatanganan. Sebaliknya, bantuan lisan tidak menggantikan berkas terjemahan jika berkas itu diminta.
Konfirmasikan bahasa dan tata cara akta
Pasal 43 UU Jabatan Notaris sebagaimana diubah melalui UU No. 2 Tahun 2014 mengatur bahasa akta, penerjemahan atau penjelasan kepada penghadap, dan peran penerjemah resmi dalam keadaan yang ditentukan. Kantor notaris perlu mengonfirmasi penerapannya pada agenda Anda.
Gunakan pertanyaan ini sebelum memesan
Apakah diperlukan terjemahan tertulis, penjelasan lisan, atau keduanya? Siapa yang harus melakukan tugas tersebut? Apakah ada kualifikasi, pencatatan dalam akta, atau kehadiran fisik yang disyaratkan? Dokumen mana yang boleh dibagikan untuk persiapan?
Contoh persiapan
Ilustrasi: peserta dapat membaca versi Inggris sebuah draf, tetapi tidak memahami percakapan Indonesia saat pertemuan. Brief perlu mencatat bahasa lisan peserta dan bahan tertulis yang akan dibahas. Notaris menentukan prosedur; penyedia bahasa menilai pekerjaan dan persiapannya.
Hubungi LegalTrans dengan agenda, bahasa peserta, lokasi, dan instruksi kantor notaris. Mulai dari informasi yang tidak bersifat rahasia.
Baca sumber atau panduan terkait
Disiapkan dengan bantuan AI untuk drafting. Rujukan diperiksa pada paket awal; penerapan pada dokumen tertentu tetap perlu dinilai sesuai konteks. Contoh bersifat ilustratif; panduan ini bukan keputusan tentang keabsahan dokumen atau prosedur tertentu.